Aksi Peduli ! PMI Hadirkan Keceriaan Bagi Anak-anak Korban Terdampak Kebakaran Dusun Serdang


CyberTerkini.Com – Usai hadir di hari kedua atau belum genap 24 jam peristiwa kebakaran terjadi, di tengah situasi sulit pascakebakaran, Palang Merah Indonesia (PMI) Bangka Belitung kembali menyambangi tenda pengungsian.
Sasarannya, melalui PMI Bangka Barat menghadirkan keceriaan bagi anak-anak dan remaja yang menjadi korban terdampak bencana kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan.
Kehadiran PMI Bangka Barat pada Rabu (14/10/2026) tersebut, di pimpinan langsung dokter Yovita Sari Metkono selaku Ketua PMI Bangka Barat beserta jajarannya.
PMI Bangka Barat melalui para tenaga relawannya menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk bermain, berekspresi, berinteraksi, dan menikmati kebersamaan. Berbagai aktivitas menyenangkan disiapkan pula untuk membangun suasana yang hangat dan akrab.
Kegiatan diawali dengan senam dan ice breaking, kemudian dilanjutkan dengan mendongeng, bernyanyi bersama, serta berbagai permainan edukatif dan kreatif yang melibatkan partisipasi aktif anak-anak.
Suasana semakin meriah melalui permainan sensory play menggunakan kopi, beras berwarna-warni, dan busa sabun. Anak-anak juga mengikuti permainan tradisional dan kelompok, seperti yeye, lompat tali, ular naga panjang, ular tangga, bermain bola, joget balon, hingga terowongan ceria.
Tak berhenti pada permainan, 12 Tenaga Relawan PMI yang diterjunkan juga mengajak anak-anak mewarnai, bermain cat air, serta menggambar atau menuliskan cita-cita mereka. Mereka kemudian diberi kesempatan untuk menceritakan cita-cita tersebut kepada teman-temannya.
Melalui aktivitas ini, anak-anak dapat mengekspresikan diri, mengembangkan kreativitas, dan membangun interaksi positif dengan lingkungan sekitar. Kegiatan ditutup dengan bernyanyi bersama dan dokumentasi antara peserta dan relawan PMI.
Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Selain menghadirkan kegiatan rekreatif, PMI Bangka Barat juga menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, khususnya keluarga yang memiliki bayi dan anak-anak.
Bantuan yang dibawa meliputi 300 buah roti, enam bal popok bayi atau pampers dengan total 228 buah, 50 buah makanan ringan bayi, tiga dus susu, serta tujuh kotak pakaian.
Ketua PMI Bangka Barat, dr. Yovita mengatakan, anak-anak merupakan salah satu kelompok yang membutuhkan perhatian khusus ketika terjadi bencana. Selain kebutuhan dasar, mereka juga membutuhkan ruang untuk bermain, berinteraksi, dan mengekspresikan perasaan.
“Dalam situasi bencana, anak-anak juga membutuhkan perhatian dan pendampingan. Melalui kegiatan rekreatif ini, kami ingin menghadirkan suasana yang menyenangkan bagi mereka agar tetap memiliki kesempatan untuk bermain, berinteraksi, dan mengekspresikan diri. Kami berharap kehadiran relawan PMI dapat memberikan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak di tengah situasi yang sedang mereka hadapi,” harapnya.
Ia menegaskan, kepedulian terhadap sesama tidak dibatasi oleh wilayah administratif. Menurutnya, semangat kemanusiaan mendorong setiap pihak untuk saling membantu ketika masyarakat menghadapi musibah.
“Kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, kita perlu hadir dan saling menguatkan. Semoga bantuan dan kegiatan yang kami lakukan dapat memberikan manfaat bagi warga Dusun Serdang serta menjadi pengingat bahwa mereka tidak menghadapi situasi ini sendirian,” tambahnya.
Dikesempatan terpisah, Ketua PMI Babel, Abdul Fatah, melalui Sekretaris PMI Babel, Arbian Eka Putra menyampaikan, atas nama Pengurus PMI Provinsi Babel, mengapresiasi kesiapsiagaan dan aksi tanggap jajaran PMI Bangka Barat.
“Kehadiran rekan-rekan relawan di tenda pengungsian tidak hanya membawa bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan mendasar para korban kebakaran, tetapi juga membawa kehadiran psikososial yang sangat dibutuhkan, khususnya bagi anak-anak. Duka dan trauma akibat bencana kebakaran ini tentu berat bagi siapa saja, terlebih anak-anak yang kehilangan tempat tinggal dan ruang bermain mereka,” ungkap Arbian.
Melalui kegiatan Psychosocial Support Program dan berbagai aktivitas menghibur yang dihadirkan PMI Bangka Barat, pihaknya berharap senyum dan keceriaan anak-anak dapat perlahan pulih.
“PMI Babel akan terus berkomitmen mendukung seluruh upaya penanganan pascabencana di lapangan demi memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pendampingan terbaik hingga situasi kembali pulih,” tutup Arbian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *